Langsung ke konten utama

Pengumuman Diskusi SPI

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan diksusi Mata Kuliah Sejarah peradaban Islam:

  1. Mahasiswa yang akan mempresentasikan hasil resumenya tidak harus memberikan materi ringkasan kepada setiap, namun jika menginginkan dipersilahkan. Tetapi wajib memberikan hasil ringkasan yang ditulis tangan kepada dosen pengampu dan yang bersangkutan cukup membawa copiannya.
  2. Jumlah halaman resume tidak dibatasi, silahkan dibuat secukupnya dan telah memenuhi materi yang diresume.
  3. Presesntasi perorang hanya dibatasi 5-7 menit, jadi harap disampaikan hal-hal yang penting atau salaing melengkapi satu dengan yang lainnya. Misalnya rekannya telah menyampaikan materi pada urutan pertama, maka urutan kedu dan seterusnya melengkapai yang belum disampaikan pemakalah pertama. kecuali jika materi yang diresum berbeda.
  4. Setiap kelompok akan saya pilih 2 hasil resume terbaik, dan saya rencanakan saya up load di blog ini agar bisa diakses mahasiswa yang lainnya. Ketentuan hasil resume yang tampil di Blog harus diketik rapi dan diberi nama yang meresume. Nama peresume yang tampil di Blog tetap nama peresumenya.

Hal-Hal yang belum jelas dan belum saya sampaikan di sini akan saya sampaikan di kelas. 

Salam,
Pengampu

Sukron Ma'mun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AL HAKIM, MAHKUM FIH DAN MAHKUM ALAIH

Oleh: Siti Farida Sinta Riyana (11510080); Nur Aufa Handayani (11510081); Ahmad Ali Masrukan (11519985); Mayura (11510096); dan Muryono ( 11511038) A.       Al Ahkam 1.         Pengertian Al-Ahkam (hukum), menurut bahasa artinya menetapkan sesuatu atas sesuatu. Sedang menurut istilah ialah ‘Khithab (titah) Allah Swt. atau sabda Nabi Muhammad Saw. yang berhubungan dengan segala amal perbuatan mukallaf , baik itu mengandung perintah, larangan, pilihan, atau ketetapan.

Imam Malik bin Anas (2 April 2014)

Biografi Imam Malik •          Lahir di Madinah, kakeknya termasuk sahabat Nabi. •          Malik bin Anas bin Malik bin Amir Al-Asbahi (93-179 H). •          Ia pernah belajar pada Rabi’ah bin Abdurrahman, Abdurrahman bin Hurmus (7 thn), Nafi’ bin Umar, dan Ibnu Syihab Zuhri.