Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ruang My Journey

Ketika Tersesat di Melbourne

Saat tersesat di kota Melbourne

Jangan Melupakan Sejarah

Terbit 14 April 2014, 12:44 AEST Presiden pertama Indonesia Soekarno pernah mengatakan, 'jangan sekali-kali melupakan sejarah' Dengan mengikuti Program Pertukaran Tokoh Muda Muslim Australia-Indonesia 2014, Sukron Ma'mun, dosen Sejarah Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jawa Tengah berkesempatan datang ke ABC dan menceritakan bahwa pada awalnya Sukron tertarik pada sosiologi dan sejarah. Namun karena Sukron punya latar belakang dirinya dibesarkan dalam keluarga Islam, besar dalam keluarga pesantren, ahirnya tertarik mendalami sejarah Islam.

Journey to Australia (3)

Welcome to Melbourne Hari Senin (31/3/14) pukul 08:50 rombongan kami mendarat di Bandara Internasional Melbourne, Australia. Begitu mendarat kami menyembapatkan diri untuk sekedar mengambir gambar, beberapa sisi bandara. Sayangnya, ketika mengmabil gambar disudut ruangan mengatakan tidak boleh memfoto. Akhirnya kami menuju pengambilan bagasi.  Isma dan saya... di salah satu sudut Bandara Melbourne Bagasi kami sudah sampai, mungkin sudah berputar beberapa kali pada tempat pengambilan tersebut. Kemudian menuju tempat imigrasi, dan men-declare berang-barang yang kami bawa. Maklum karena banyak souvenir yang terbuat dari kayu, karet, dan makanan ikan kering.  

Journey to Australia (2)

Dari Migrant Care Hingga ke Bandara Soekarno Hatta Minggu pagi saya masih malas untuk pergi keluar, maklum Jakarta super macet meskipun hari libur. Saya memilih duduk dalam kamar, sembari nonton berita dan berbagai acara di televisi.   Pukul 10:00 Kang Ipul mengajak ke kantor Migrant Care, sayapun ikut, sambil mengusir jenuh menunggu malam. Saya mau baca-baca Koran, sembari mengupload bahan kuliah untuk dua minggu ke depan.   Sementara itu, Kang Ipul sibuk dengan berbagai hal terkait dengan PILEG di dapil luar negeri, khususnya Hongkong. Bolak-balik dia mengetik data, dan mencoba mengirimkannnya ke KJRI Hongkong. Namun berulang kali gagal yang ia temui. Saya juga tidak bisa banyak membantu karena tidak mengerti, mengapa faks tidak bisa masuk. Saya sendiri juga asyik dengan ketik dan sesekali browsing di internet.

Journey to Australia (1)

Dari Salatiga dan Tiga Hari di Jakarta Jumat pagi (28/3/14) saya berangkat dari Salatiga pukul 04:00 menuju Bandara Adi Soemarmo Solo dengan menumpang mobil kawan yang kebetulan akan ke Pacitan. Perjalanan santai, jalanan tidak begitu ramai, karena masih pagi dan belum banyak orang beraktivitas. Sembari berbicang-bincang mengena banyak hal, terutama kampus dan sejarah di Indonesia. Maklum kawan saya ini alumni Sejarah untuk sarjana dan masternya. Jam 04:45 mobil sudah sampai di Boyolali, kami memumutuskan sholat di Masjid yang terletak di pinggiran kota Boyolali dan kemudian perjalanan kami lanjutkan. Pukul 05:30 kami sudah tiba di Bandara Adi Soemarmo Solo. Saya check in pada pukul 06:00, untuk kemudian menunggu keberangkatan di ruang tunggu penumpang.