Dari Migrant Care Hingga ke Bandara Soekarno Hatta Minggu pagi saya masih malas untuk pergi keluar, maklum Jakarta super macet meskipun hari libur. Saya memilih duduk dalam kamar, sembari nonton berita dan berbagai acara di televisi. Pukul 10:00 Kang Ipul mengajak ke kantor Migrant Care, sayapun ikut, sambil mengusir jenuh menunggu malam. Saya mau baca-baca Koran, sembari mengupload bahan kuliah untuk dua minggu ke depan. Sementara itu, Kang Ipul sibuk dengan berbagai hal terkait dengan PILEG di dapil luar negeri, khususnya Hongkong. Bolak-balik dia mengetik data, dan mencoba mengirimkannnya ke KJRI Hongkong. Namun berulang kali gagal yang ia temui. Saya juga tidak bisa banyak membantu karena tidak mengerti, mengapa faks tidak bisa masuk. Saya sendiri juga asyik dengan ketik dan sesekali browsing di internet.